Monthly Archives: September 2012

PEMBINAAN BAHASA INDONESIA DI SMKN 10 MALANG(5)_rev 01

MEMBACA CEPAT DENGAN TEKNIK SKIMMING</NURIL-ANWAR-001.

Membaca cepat dengan teknik skimming merupakan salah satu tekniuk membaca cepat dengan cara menangkap ide pokok setiap paragrafnya.

Ide pokok atau gagasan utama sering disebut dengan tema paragraf, karena gagasan tersebut menjiwai seluruh isi pargraf., jadi setiap paragraf hanya mengandung satu ide pokok sebab satu paragraf merupakan hasil pengembangan satu ide pokok menjadi satu kalimat panjang, atau beberapa kalimat yang secara sistematis, herarchis(berurutan) dan koheren(padu), sehingga tidak ada satu kalimat pun yang menyimpang dari ide pokok tersebut(kalimat sumbang)
Ide pokok dapat dikembangkan awal paragraf, awal dandipertegas pada akhir, pada akhir paragraf, bahkan bisa tersebar di seluruh kalimat dalam paragraf tersebut. Kalimat yang merupakan tempat dituangkan/dikembangkannya ide pokok disebut kalimat utama/kalimat topik. dan posisi kalimat utama dalam paragraf sesuai dengan letak ide pokok.
Logikanya untuk dapat dengan cepat menangkap ide pokok setiap paragraf kita dapat dilakukan deng cara mengidentifikasi jenis paragraf dengan menentukan hubungan antar kalimat, mana kalimat yang diterangkan dan mana kalimat yang berp[osisi sebagai penjelas. Maka kalimat yang berposisi sebagai yangijelaskan/D dapat diprediksi sebagai kamat utama dan di situlah dapat kita cari ide pokoknya. Bila cara ini sudah kita lakukan kita mengalami kesulitan dapat dipastikan bahwa paragraf tersebut ide pokoknya tertuang diseluruh kalimat dalam paragraf sehingga tidak ada kalimat yang dijelaskan dan tidak ada kalimat yang berposisisi sebagai penjelas. Paragraf semacam ini sering kita jumpai pada paragraf menyebar(naratif, dan deskriptif. dan cara menemukan ide poko cukup berhenti sejenak dan bertanya”tentang apa paragrafini”
Nah, para peserta didik,
 akan lebih jelasnya kita praktikkan pada acara pembinaan Bahasa Indonesia di SMKN 10 Malang yang akan datang.

Contoh
Adikku nakal sekali. Setiap hari pekerjaannya selalu membuat onar saj, baik di sekolah maupun di rumah. Di sekolah sering temn putri menangis gARa-gra tasnya disembunyikan adikku.Di rumah ia bergabung dengan teman-teman yang makal yang menamakan diri sebagai KANSAS(Kami anak Nakal suTU SAAT AKAN sADAR). dI JALANAN UMUM Merekasering kebut-kebutan, sehingga mengganggu kelancaran lalulintas.
Berdasarkan analisis hubungan atar kalimat, kalimat pertama berposaisi sebagai kalimat yang dijelaskan oleha kalimat-kalimat lain yITU NO 2,3, DAN 4. pARAGRAF semacam ini jelas disebut paragraf awal dan ide pokoknya tertuang dalam kalimat pertama.
Karena kalimat utama merupakan pengembangan dari ide pokok, maka cara menentukan ide pokok adalah dengan mencari kata kunci dan moment/penjelas, sedang keterangan atau perluasannya harus dibuang.
Dalam kalimat pertama kata kuncinya adalah”adikku” dan momentnya adal;ah”nakal, sedang bagian lain hanyalah hasil perluasan dari ide pokok.Dalam haini dapat dipastikan bahwa paragraf tersebut ide pokoknya adalah “Adikku nakal”.
Bila kesimpulan kalimat utama atau terdapat pada akhir paragraf, maka tugas kita tinggal mwenemukan kata kunci dan moment/dari kalimat terakhir dengan membuang kata-kata/klausa perluasannya.
Catatan: Teknik semacam ini dapat kita lakukan bila yang kita gunakan adalah jenis paragraf berdasarkan letak ide pokok. Bila tinjauan jenis paragraf yang kita gunakan adalah pola pengembangan gagasan, maka caranya pun akan berbeda pula.

Advertisements

PEMBIMBINAAN BAHASA INDONESIA di SMKN10 MALANG(4)

Ingin Mampu Meningkatkan Kecepatan Membaca?

1. Mengapa sikap badan harus tegak? Hal ini akan menambah semangat membaca secara intensif juga untuk kesehatan tulang punggung sampai masa tua nanti, tapi sebaliknya. . . . .
2.jANGKAUAN MATA SEKALI PANDANG HENDAKNYA SUDAH DAPAT MENGUASAI MEDAN TEKS SEHINGGA MEMBACANYA CENDERUNG baris demi baris BUKAN KATA perkata,
3. LOMPATAN MATA CENDERUNG MELIHAT BARIS PERTAMA BERGERAK SAMPAI BARIS PALING BAWAR
4. GERAK BOLA MATA DILARANG BERGERAK DARI KIRI SAMPAI KE KANAN YANG MENYEBABKAN MEM, BACA KITA KATA perkata yang menghambat KECEPATAN MEMBACA APA LAGI DENGAxN MENGFGELENG-gelengkan kepala AKAN MENGUIRANGNGI ENERGI UNTUK KONSENTRASI MEMBACA.
5. DILARANG menggunakan jari telunjuk ATAU ALAT BANTU YANG MENYEBABKAN CARA MEMBACA KITA DARI KATA perkata YANG SANGAT MNENGURANBGI KECEPATAN MEMBACA.
5. MEEMBACA dengan suara nyaring PUN AKAN MENAMBAH EGERGI YANG KITA PERLUKAN SEHINGGA DAPAT MENGURANGI ENERGI UNTUK berkonsentrasi DALAM MEMBACA CEPAT.
6. MEMBACA REGRESIF YANG DENGAN MENGULANG-ULANG KATA YANG SANGAT menghambat KECEPATAN MEMBACA ITU CENDERUNG MENGHAFAL BUKAN MEMAHAMI ISI BACAAN SEHINGGA MENJADI PENYEBAB TERJADINYA VERBALISME DALAM PEMBELAJARAN.
7. MEMBACA DENGAN BERHENTI SEBENTAR TIAP PARANGRAF untuk menanyakan tenta APA / APA IDE pokoknya SANGAT MEMBANTU PENINGKATAN KECEPATAN MEMBACA KITA (robet lado), BILA SETIAP PARAGRAF DICATAT IDE pokoknya berarti kamu telah MELAKUKAN MEMBACA CEPAT DENGAN TEKNIK skimming.
8. BILA KAMU INGIN MENGETAHUI INFORMASI SECARA CEPAT DENGAN MELIHAT DAFTAR ISI, atai INGIN MENGETAHUI KATA SULI DENGAN MELIHAT urutan abjad DI KAMUS, DAFTAR INDEK, ATAU BUKU TELEPON berarti kamu telah membaca cepat dengan menggunakan teknik scanning,
(Anak-anak inilah hasil diskusi teman-teman Mu yang dipilih dan dikuatkan pak Guru sebagai jawaban yang benar,)

PEMBINAAN BAHASA INDONESIA SMKN 10 MALANG(3)

BENARKAH KATA DASAR ITU BILA DIULANG TIDAK MENGUBAH KELAS KATA?

PERHATIKAN CONTOH DULU:

KATA DASAR-KATA ULANG:

TULIS(KATA KERJA) : TULIS-MENULIS(KATA KERJA)

MURID(KATA BENDA): MURID-MURID (KATA BENDA}

PANDAI(KATA KEADAAN) : PANDAI-PANDAI(KATA KEADAAN}

LIMA(KATA BILANGAN) : LIMA-LIMA(KATA BILANGAN)

MALAM(KETERANGAN WAKTU) : MALAM-MALAM(KETERANGAN WAKTU)

DIA(KATA GANTI ORANG : DIA-DIA (KATA GANTI ORANG)

BERDASARKAN BEBERAPA CONTOH DI ATAS TANPA BERPIKIR PANJANG DAPAT KITA SIMPULKAN BAHWA PROSES REDUPLIKASI/PERULANGAN ITU TIDAK MENGUBAH JENIS KATA/KELAS KATA.

PEMBINANAAN BAHASA INDONESIA SMKN 10 MALANG(2)

BERKUDA

BERKUDA

PENGARUH PEMBENTUKAN KATA(PROSES MORFOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN KELAS KATA:
” border=”0″/>
CONTOH:
KATA DASAR! KATA BERIMBUHAN! KATA ULANG
HINA-MENGHINA(KATAKERJA)
      DIHINA (KATA KERJA PASIF}
      DIHINAKAN(KATA KERJA)
      MENGHINAKAN(KATA KERJA}   
      MENGHINA-HINA (KATA KERJA)
      DIHINA-HINA (KATA KERJA)
      PENGHINA(KATA BENDA)
      PENGHINAAN(KATA BENDA)
      PENGHINAAN-PENGHINAAN(KATA KATA BENDA JAMAK}
      TERHINA(KATA KEADAAN/KATA KERJA PASIF BILA BERMAKNA DI)

BERDASARKAN CONTOH DI ATAS TANPA BERPIKIR  SECARA DALAM SUDAH JELAS BAHWA DENGAN PERUBAHAN BENTUK KATA DAPAT MENGUBAH KELAS KATA, BENARKAN ANAK-AAK?
 
CONTOH PENGGUNAAN:
HINALAH ORNGA YANG MEMANG PANTAS UNTUK DIHINA DAN SUKA MENGHINA ORANG YANG TAK PANTAS DIHINA, DAN JANGAN SEKALI-KALI MENGHINA ORANG YANG SEHARUSNYA TIDAK PANTAS UNTUK DIHINA ATAU DIA TIDAK SUKA MENGHINA ORANG LAIN, KARENA PENGHINAAN KEPADA ORANG YANG TAK PANTAS UNTUK DIHINA, MAKA PELAKUNYA AKAN MERASA TERHINA SENDIRI DAN TERHINA DI HADAPAN ALLAH