1. BERCINTA dengan TELEVISI

BERCINTA dengan TELEVISI

BERCINTA dengan TELEVISI

NO.KODE : 1228/621139/MUL/B
Judul        : BERCINTA dengan TELEVISI
Editor      : DEDDY MULYANA, IDI SUBANDI IBRAHIM
Penerbit : Bandung: Penerbit PT Remaja Rosdakarya, 1997
Cetakan   : Pertama, 1997
ISBN         : 979-514-671-8

” . . .televisi sudah menjadi the first god. Salah satu kekuatan televisi adalah kemampuan untuk menyajikan realitas kedua. lewat layar kecil yang berfungsi sebagai jendela dunia, para pemirsa diarahkan untuk mendifinisikan situasi sesuai dengan kehendak elit pengelola informasi. Gambaran dunia dalam televisi adalah gambaran dunia yang sudah diolah”.(Jalaluddin Rakhmad)
“. . . kasus buah bibir RCTI menarik untuk disimak. Mengapa industri hiburan cenderung mendramatisasi situasi sebenarnya? pertama, semata-mata pertimbangan bisnis, bad news is good news. Ada kecenderungan orang untuk lebih tertarik pada kisah-kisah perkawinan yang berantakan. Hal ini yang dieksploitasi oleh para industriawan hiburan guna menciduk keuntungan besar”.(Ratna Megawangi).
” . . .strategi management by guilt dalam industri periklanan dimanfaatkan habis-habisan. Televisi telah mengubah manusia menjadi KONSUMTERORIS”. (JAYA SUPRANA).
“. . . KETIKA TELEVISI BELUM DATANG, MASYARAKAT SENANTIASA MENCARI JENIS PERMAINAN DAN HIBURAN UNTUK MENGISI WAKTU LUANG MEREKA. NAMUN KETIKA TELEVISI DATANG DAN AKTIVITAS ANAK-ANAK MEREKA BAIK FISIK MAUPUN BATIN DIRAMPAS TELEVISI, MANUSIA MENJADI KEBINGUNGAN”. (GARIN NUGROHO)
Menarik? Begitu burukkah dampak yang disampaikan televisi pada pemirsanya? Banjir informasi yang merasuki benak masyarakat kita dari kaum pedesaan yang tak kunjung reda. Benarkah konsumerisme meningkat karena ulah TELEVISI? Apakah adegan kekerasan dan seks yang ditampilkan televisi telah mengubah moralitas bangsa kita? Apa untungnya RUU Siaran baghi perkembangan televisi? Para pembaca yang budiman? BUKU INI MENGAJAK ANDA MERENUNG SEJENAK” BENARKAH TELEVIS SUDAH MENJADI TUHAN KITA YANG PERTAMA?”.

One thought on “1. BERCINTA dengan TELEVISI

  1. Pingback: 7. ILMU TERAPAN (600-699) « PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 10 MALANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s